Oleh
Ibu
Rini Khamimatul Ula, M.Si, Ph.D.
bismillahirrahmanirrahim
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Perkenalan
Pertama
beliau menjelaskan sedikit tentang biografi singkat dirinya serta background
dari pendidikan dan juga pengalaman beliau tentang melanjutkan pendidikannya
sebagai seorang researcher atau seorang peneliti disalah satu universitas di
negeri sakura/ Jepang, hingga sekarang menjadi seroang peneliti di LIPI (Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia) pada bidang fisika yang berlokasi di Serpong,
Tangerang Selatan
Perkenalan Pusat Penelitian Fisika LIPI
Beliau menjelaskan tentang hal hal apa saja yang ada di dalam LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) tepatnya di Bagian gedung penelitian fisika, diantaranya ada:
1. Ruang Adminsitrasi dan layanan
2. Microscopy
3. Spectropcy
4. Lab keltian(laser,Opto,Geofisika,Fisika teori, Fisika komputasi)
5. Ruang rapat
6. Workshop baterai lithium
7. Workshop tungku dan Nanobubbles
Beliau juga menuturkan jumlah peneliti yang ada di
dalam LIPI serpong tersebut
Introduksi
Beliau menjelaskan tentang apa itu fiber optik dan jenis
jenisnya
Pengertian dari Fiber Optik : Fiber Optik atau dalam
bahasa Inggris disebut dengan Optical Fiber atau Fiber
Optics adalah jenis kabel yang terbuat dari serat kaca atau plastik
halus yang dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat
lainnya
Jenis jenis dari kabel fiber optik
Penelitian Pemanfaatan Fiber Optik Sebagai Sensor Berbasi Optik
1.Sensor Beban Berbasis Optik menggunakan teknik Micro-Bending
-
Latar belakang yang membelakangi kenapa membuat hal
tersebut adalah anatara lain:
a. Kecelekan
akibat adanya muatan berlebih
b. Stasiun jembatan
timbang yang di rasa kurang efektif, karena : Mahal, antre, membutuhkan tempat
yang cukup luas
-
Kelebihan dari sensor beban berbasis optik di anataranya
:
a. Dapat di
tanam di dalam struktur jala raya
b. Tahan
terhadap air dan gel
c. Simple
d. Dan murah
-
Landasan Teori
a. Microbending
terjadi akibat tekanan mekanik
b. Ketik radius tikung serat melebihi sudut kritis yang diperlukan untuk membatasi cahaya ke area core, cahaya mulai bocor ke cladding mengakibatkan moduslasi intensistas
- Analisi Perbandingan Penggunan Laser Dan Led
LASER (Light
Amplification by Stimulated Emission of Radiation) adalah perangkat yang
menggunakan efek mekanika kuantum untuk mengeluarkan sinar cahaya koheren
melalui satu proses emisi terangsang. LASER memiliki sifat kesearahan yang
tinggi, monokromatis (memiliki warna dan panjang gelombang tunggal), koheren
(rentang frekuensi yang sempit). LED (Light Emitting Diode) adalah salah satu jenis
diode yang dapat memancarkan cahaya ketika dibias maju. Pada pemanfaatannya di
bidang komunikasi fiber optic, LED sering digunakan sebagai sumber cahaya yang
berfungsi sebagai pembawa informasi dengan kecepatan ratarata kurang dari 50
Mb/s pada serat optik multimode. Dalam pengoperasiannya, LED memiliki
keistimewaan yakni tidak memerlukan rangkaian stabilisator untuk optik. Cahaya
yang dipancarkan LED sedikit temporal dan spatial coherence, artinya cahaya LED
memiliki spectrum frekuensi yang sempit. LED memberikan banyak keuntungan
karena menggunakan daya yang rendah, tahan lebih lama dan lebih cepat
switching.
-
Kesimpulan
sensor ini
terdiri dari sumber cahaya LED 1310 nm, papan microbending dengan periode dalam
berbagai variabel yaitu 1,5 mm dan 2,5 mm, dan beberapa variabel fiber optik
yaitu fiber optik multimode step index dan fiber optik grade index, dan sistem
pembaca dengan software Labview. Sebelumnya beliau juga menjelaskan beberapa
jenis fiber optik yaitu multi mode step index, fiber optik single mode step
index, dan fiber optik grade index.
Data eksperimen yang kemudian direpresentasikan dalam grafik hubungan beban terhadap output tegangan. Data yang dikumpulkan berasal dari pembacaan rugi daya optik.
2.Accurate 3D Object Profilling by FMCW Optical Ranging System using a VCSEL
-
Latar belakang yang membelakangi kenapa membuat hal
tersebut adalah anatara lain:
a. Untuk memudahkan
dalam mengecekan komponen/bagian bagian kecil untuk dunia industri otomotif dan
elektronik.
-
Tujuan Penelitian
a. Mempersingkat
waktu pengukuran suatu benda
b. Akurasi yang
tinggi
c. Resolusi
hasil ukur yang tinggi
-
Tahap penelitian
a. Membandingkan
peforma dari objek yang berbasis sistem optik FMCW
b. Mengoptimalkan
waktu akusisi data, meningkatkan frekuensi pengulangan sapuan frekuensi optik
untuk mempercepat proses pembuatan profil yang sedang di uji dan mencapai waktu
pengukuran profil objek yang singkat
c. Menerapkan filter
untuk meperbaiki kualitas pada profil objek
-
Kesimpulan
Hasil dari penelitian dan pengembangan yang di lakukan oleh ibu rini dan profesor dan jepang ini, di tujukan lebih tepatnya untul dunia perindustrian yang memeperlukan pengukuran suatu komponen atau rangkain agar terhidar dari kesalahan teknis akibat tidak presisinya suatu komponen yang dipasangkan pada suatu rangkaian.
SUMBER REFERENSI
https://medium.com/@nurazizyah.putridewita/fiber-optik-cuma-buat-telekomunikasi-27daf9700670
Ula, R. K., & Hanto, D. (2017). Performance weight
sensor using graded index optical fiber on static test with UTM. In J.
Phys. Conf. Ser. (Vol. 853, p. 012016).
Ula, R. K., Yusuke, N., & Iiyama, K. (2019,
March). High speed measurement for object profiling using FMCW optical sensing
system. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1191,
№1, p. 012005). IOP Publishing.
Webinar Zoom kampus Akatel tentang "Riset Penelitian Pemanfaatan Fiber Optik Sebagai Sensor Berbasi Optik"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar