Bismillahirahmanirahim
Pada webinar kali ini pertama-tama
MC menerangkan CV atau profil dari bapak Risnandar selaku salah satu keynotes
speaker dan juga bagian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
memberikan materi berupa “Toward Creative Industry, Digital Economy and
Technopreneurship from Informatics Prespection” dimana beliau menjelaskan tentang
bagaiamana caranya bersaing dan berkembang di industri kreatif dan digital di
industri 4.0, mulai dari penjelasan mengenai apa itu kreatifitas, pembagian
kategori kreatifitas, pendapat dari kaum berkembang mengenai kreatifitas dan
bagaimana caranya berinovatif di dunia industri 4.0
Pertama
tama beliau menjelaskan tentang apa itu kreatifitas, kreatifitas adalah “kemampuan
untuk membuat dan berinovasi sesuatu yang telah diamati sepanjang sejarah dan
meskipun telah mengubah kemampuan itu sediri di setiap peradaban”, lalu beliau
menjelaskan kategori dari kreatifitas itu sendiri yaitu ada 2: ada kreatifitas
yang timbul secara alami dan kreatifitas yang timbul karena latihan atau didikan
1.
Kreatifitas alami ( Nature)
: biasanya mencakup dari indra indra yang di miliki oleh manusia seperti
telinga, dan penglihatan
2.
Kreatifitas didikan (Nuture)
: biasanya kreatifitas yang dilakukan dengan cara di latih atau didik adalah kreatifitas
yang mencakup bakat dari fisik ataupun logika
Selanjutnya
beliau juga menjelaskan tentang pemetaan yang ada pada otak manusia yang
memiliki dua bagian dan memiliki peran dan fungsinya masing masing, yaitu :
1.
Otak kiri yang biasa di
gunakan oleh manusia untuk merancang,merencanakan,dan memperhitungkan sesuatu hal
2.
Sedangkan otak kanan
manusia cenderung di gunakan untuk kreatifitas seperti mengganbar, menulis,
bermusik dan lainnya
Beliau juga menerangkan bagaimana
cara menyelesaikan suatu permasalahan yang berkaitan dengan kewirausahaan yang sedang
di hadapi dengan beberapa cara yang sangat efektif digunakan untuk mendapatkan ide
atau pemikiran baru untuk menciptkan sebuah inovasi yang baru
Dalam berinovasi juga
terdiri dari 2 bagian inovasi yaitu inovasi terbuka dan inovasi tertutup beliau
menjelaskan prinsip-prinsip dari inovasi terbuka dan inovasi tertutup.
Perbedaan prinsip yang sangat signifikan terlihat dari
bagaimana mengambil sesuatu kesempatan dari diri sendiri itu artinya inovasi
tertutup dan jika kita mengambil pendapat dan informasi dari pihak luar atau
eksternal maka itu di sebebut sebagai inovasi terbuka
Dan tidak
semua inovasi itu berujung sebuah keberhasilan, ya beliau juga menjelaskan
bahwa tidak semua inovasi atau ide baru itu akan berhasil atau berguna
kedepannya bagi diri sendiri maupun orang lain yang ada di dunia ini, maka dari
itu persiapan dan merencanaan itu sangatlah penting dalam menciptakan atau mengembangkan
suatu inovasi agar tidak menjadi sesuatu hal yang sia sia atau bahkan di remehkan,
hinakan, di ejek dan di tertawakan oleh orang lain.
Pada sesi
tanya jawab juga beliau menerangkan dan menjelaskan agar bagaimana ide atau inovasi
yang kita rencanakan atau kita pikirkan itu di ambil atau sama dengan hal hal
atau ciptaan yang sudah ada sebelumnya, dengan cara melihat dan mengamati
perkembangan atau perjalanan dari ide yang telah kita temukan sebelumnya di dunia
saat ini. Lalu juga kita harus segera mungkin menyatat atau merancang penelitian
atau inovasi terbaru yang telah kita pikirkan sebelumnya agar bisa tetap kita
jalankan dan kita kerjakan sehingga dapat menciptakan seuatu karya atau invovasi
baru yang akan membawa nama baik kita ke dunia luas nantinya




